Dinas Pariwisata dan Kebudayaan

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan

  1. Dinas dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah;
  2. Sekretariat dipimpin oleh seorang Sekretaris yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas;
  3. Bidang-Bidang masing-masing dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas;
  4. Sub Bagian-Sub Bagian masing-masing dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Sekretaris;
  5. Seksi-Seksi masing-masing dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang yang bersangkutan;
  6. Kelompok Jabatan Fungsional dipimpin oleh seorang Tenaga Fungsional Senior sebagai Ketua Kelompok dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas.

 

RINCIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI JABATAN
DI LINGKUNGAN DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN

A. KEPALA DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN

  1. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mempunyai tugas melaksanakan
    urusan pemerintahan daerah di bidang pemasaran pariwisata,
    pengembangan kelembagaan pariwisata, pengembangan destinasi dan
    usaha pariwisata serta kebudayaan berdasarkan azas otonomi daerah dan
    tugas pembantuan.
  2. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dalam melaksanakan tugas
    menyelenggarakan fungsi :
    f. perumusan kebijakan teknis sesuai dengan lingkup tugasnya;
    g. penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum sesuai
    dengan lingkup tugasnya;
    h. pelaksanaan evaluasi dan pelaporan sesuai dengan lingkup tugasnya;
    i. pelaksanaan administrasi dinas sesuai dengan lingkup tugasnya; dan
    j. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati terkait dengan tugas
    dan fungsinya.
  3. Rincian Tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan:
    a. memimpin dan mengendalikan organisasi Dinas Pariwisata dan
    Kebudayaan agar lebih berdaya guna dan berhasil guna;
    b. mengkoordinir penyusunan rencana strategis dan rencana kerja
    Dinas;
    c. memberikan petunjuk, arahan dan mendistribusikan tugas kepada
    bawahan;
    d. mempelajari, menelaah peraturan perundang-undangan, keputusan,
    petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis sesuai dengan bidang
    tugas;
    e. mengkoordinir penyelenggaraan sistem pengendalian intern dalam
    pelaksanaan tugas agar berjalan efektif dan efisien sesuai peraturan
    perundang-undangan yang berlaku;
    f. mengkoordinir dan mengendalikan rencana program dan kegiatan di
    bidang pemasaran dan kelembagaan pariwisata, bidang pengembangan
    destinasi dan usaha pariwisata dan bidang kebudayaan;
    g. mengkoordinir pelaksanaan program dan kegiatan di bidang pemasaran
    dan kelembagaan pariwisata, bidang pengembangan destinasi dan usaha
    pariwisata dan bidang kebudayaan;
    h. mengkoordinir pelaksanaan program dan kegiatan di bidang pemasaran
    dan kelembagaan pariwisata, bidang pengembangan destinasi dan usaha
    pariwisata dan bidang kebudayaan;
    i. mengkoordinir pelaksanaan pengelolaan kesekretariatan, meliputi:
    perencanaan, evaluasi, pelaporan, keuangan, umum dan kepegawaian;
    j. mengkoordinir penyiapan bahan penyusunan LKPJ, LPPD, dan LKjIP
    pemerintah daerah, RENSTRA dan RENJA;
    k. mengkoordinir penyusunan dan monitoring, evaluasi serta pelaporan
    atas pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP), Standar
    Pelayanan Publik (SPP) dan Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) dan
    Sasaran Kerja Pegawai (SKP);
    l. mengkoordinir penyusunan rencana pencapaian dan penerapan Standar
    Pelayanan Minimal (SPM) yang menjadi kewajiban pemerintah daerah
    sesuai dengan bidang tugas serta melaksanakan evaluasi dan pelaporan
    atas pelaksanaannya;
    m. pelaksanaan koordinasi penyusunan Perjanjian Kinerja Perangkat
    Daerah (PK);
    n. melaksanakan pengendalian terhadap pelaksanaan program dan
    kegiatan di bidang pemasaran dan kelembagaan pariwisata, bidang
    pengembangan destinasi dan usaha pariwisata dan bidang kebudayaan;
    o. melaksanaan pengawasan dan pengendalian terhadap pelayanan
    administrasi dan perizinan di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan;
    p. memonitor serta mengevaluasi pelaksanaan tugas bawahan agar sasaran
    dapat dicapai sesuai dengan program kerja dan ketentuan yang berlaku;
    q. memonitoring penyelenggaraan pembinaan kelompok jabatan fungsional;
    r. mengkoordinir penyusunan indikator dan pengukuran kinerja Dinas;
    s. memeriksa dan menilai hasil kerja bawahan secara periodik.
    t. memberikan usul dan saran kepada atasan dalam rangka kelancaran
    pelaksanaan tugas;
    u. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai
    pertanggungjawaban pelaksanaan tugas; dan
    v. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai
    dengan tugas dan fungsinya.

B. SEKRETARIS DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN

  1. Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mempunyai tugas membantu
    Kepala Dinas dalam melaksanakan pemberian dukungan pelayanan
    administratif dan teknis yang meliputi: perencanaan, keuangan, tata usaha,
    perlengkapan, rumah tangga dan kepegawaian di lingkungan Dinas.
  2. Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dalam melaksanakan tugas
    menyelenggarakan fungsi:
    a. pengelolaan dan pelayanan administrasi umum, kepegawaian, keuangan
    dan perlengkapan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan
    fungsi Dinas;
    b. pengkoordinasian pelaksanaan penyusunan program dan kegiatan di
    lingkungan dinas;
    c. penyelenggaraan hubungan kerja di bidang administrasi dengan satuan
    kerja perangkat daerah terkait; dan
    d. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai
    dengan tugas dan fungsinya.
  3. Rincian Tugas Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan:
    a. Menyelenggarakan penyusunan rencana kerja Sekretariat berdasarkan
    rencana kerja Dinas;
    b. menyelenggarakan administrasi umum, kepegawaian, keuangan dan
    perlengkapan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan
    fungsi Dinas;
    c. Menyelenggarakan penyusunan program dan kegiatan di lingkungan
    Dinas;
    d. menyelenggarakan hubungan kerja di bidang administrasi dengan
    satuan kerja perangkat daerah terkait;
    e. Menyelenggarakan penyusunan program dan anggaran;
    f. Menyelenggarakan pelaksanaan pengelolaan keuangan;
    g. pengelolaan perlengkapan, tata usaha, rumah tangga dan barang milik
    daerah/negara;
    h. pengelolaan urusan kepegawaian;
    i. pengumpulan dan pengolahan data serta pemantauan, evaluasi, dan
    pelaporan;
    j. Menyelenggarakan penyusunan penyusunan LKPJ, LPPD, dan LKjIP
    Pemerintah Daerah, RENSTRA dan RENJA;
    k. penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP), Standar Pelayanan
    Publik (SPP) dan Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) dalam pelaksanaan
    tugas;
    l. Menyelenggarakan koordinasi penerapan Standar Pelayanan Minimal
    (SPM) serta melaksanakan evaluasi dan pelaporan atas pelaporan
    pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM);
    m. Menyelenggarakan penyusunan indikator dan pengukuran kinerja
    Sekretariat;
    n. memeriksa dan menilai hasil kerja bawahan secara periodik;
    o. memberikan usul dan saran kepada atasan dalam rangka kelancaran
    pelaksanaan tugas;
    p. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai
    pertanggungjawaban pelaksanaan tugas; dan
    q. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai
    dengan tugas dan fungsinya.

B.1 KEPALA SUB BAGIAN UMUM DAN KEPEGAWAIAN

  1. Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas
    membantu Sekretaris Dinas dalam melaksanakan pemberian
    dukungan administrasi ketatausahaan, kerumahtanggaan,
    kepegawaian, perlengkapan, arsip, dokumentasi dan penataan barang
    milik daerah/negara di lingkungan Dinas.
  2. Rincian Tugas Kepala Sub Bagian Umum Dan Kepegawaian:
    a. menyusun dan melaksanakan rencana kerja Sub Bagian
    berdasarkan rencana kerja Sekretariat;
    b. pelaksanaan urusan administrasi kepegawaian,
    kerumahtanggaan, perlengkapan, arsip, dokumentasi dan
    penatalaksanaan pengelolaan barang milik daerah/negara serta
    perjalanan dinas;
    c. penyiapan bahan penyusunan evaluasi dan laporan terhadap
    pelaksanaan tugas di bidang umum dan kepegawaian;
    d. menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP), Standar
    Pelayanan Publik (SPP) dan Survey Kepuasan Masyarakat (SKM)
    dalam pelaksanaan tugas;
    e. melaksanakan penyusunan indikator dan pengukuran kinerja Sub
    Bagian;
    f. memeriksa dan menilai hasil kerja bawahan secara periodik;
    g. memberikan usul dan saran kepada atasan dalam rangka
    kelancaran pelaksanaan tugas;
    h. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai
    pertanggungjawaban pelaksanaan tugas; dan
    i. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris
    Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.

B.3 KEPALA SUB BAGIAN PROGRAM DAN KEUANGAN

  1. Kepala Sub Bagian Program dan Keuangan mempunyai tugas
    membantu Sekretaris Dinas dalam melaksanakan pemberian
    dukungan administrasi di bidang program dan keuangan, meliputi:
    perencanaan, evaluasi dan pelaporan, pengelolaan keuangan,
    pembukuan, verifikasi dan akuntansi serta pelaporan keuangan di
    lingkungan Dinas.
  2. Rincian Tugas Kepala Sub Bagian Program dan Keuangan:
    a. menyusun dan melaksanakan rencana kerja Sub Bagian
    berdasarkan rencana kerja Sekretariat;
    b. melakukan penyusunan rencana, program dan kegiatan sesuai
    dengan rencana strategis dan rencana kerja Dinas;
    c. melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan program dan
    pelaporan;
    d. melaksanakan penyusunan anggaran;
    e. melaksanakan monitoring dan evaluasi serta laporan kegiatan;
    f. melaksanakan penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan;
    g. melaksanakan pengelolaan data dan kerja sama;
    h. melaksanakan pengelolaan, pengadministrasian dan pembukuan
    keuangan dinas;
    i. melaksanakan urusan perbendaharaan dan penatausahaan
    keuangan;
    j. melaksanakan penyusunan laporan pertanggungjawaban atas
    pelaksanaan pengelolaan keuangan dinas,
    k. mengawasi pembayaran gaji pegawai;
    l. menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP), Standar
    Pelayanan Publik (SPP) dan Survey Kepuasan Masyarakat (SKM)
    dalam pelaksanaan tugas;
    m. melaksanakan penyusunan indikator dan pengukuran kinerja
    Sub Bagian;
    n. memeriksa dan menilai hasil kerja bawahan secara periodik;
    o. memberikan usul dan saran kepada atasan dalam rangka
    kelancaran pelaksanaan tugas;
    p. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai
    pertanggungjawaban pelaksanaan tugas; dan
    q. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris
    Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.

C. KEPALA BIDANG PEMASARAN DAN KELEMBAGAAN PARIWISATA

  1. Kepala Bidang Pemasaran dan Kelembagaan Pariwisata mempunyai tugas
    membantu Kepala Dinas dalam melaksanakan penyiapan perumusan
    kebijakan teknis dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengelolaan dan
    pengembangan pemasaran dan kelembagaan pariwisata.
  2. Kepala Bidang Pemasaran dan Kelembagaan Pariwisata dalam
    melaksanakan tugas menyelenggarakan fungsi:
    a. Menyelenggarakan penyiapan bahan perumusan kebijakan
    sesuai dengan lingkup tugasnya;
    b. Menyelenggarakan pelaksanaan urusan pemerintahan dan pelayanan
    umum sesuai dengan lingkup tugasnya;
    c. Menyelenggarakan pembinaan dan pelaksanaan tugas sesuai dengan
    lingkup tugasnya;
    d. Menyelenggarakan pengawasan, pengendalian dan pelaporan terhadap
    penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum sesuai
    dengan lingkup tugasnya; dan
    e. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai
    dengan tugas dan fungsinya.
  3. Rincian Tugas Kepala Bidang Pemasaran dan Kelembagaan Pariwisata:
    a. menyusun dan melaksanakan rencana kerja Bidang berdasarkan
    rencana kerja Dinas;
    b. memberi petunjuk, arahan dan mendistribusikan tugas kepada
    bawahan;
    c. mempelajari, menelaah peraturan perundang-undangan, keputusan,
    petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis sesuai dengan bidang
    tugas;
    d. menyelenggarakan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP),
    Standar Pelayanan Publik (SPP) dan Survey Kepuasan Masyarakat
    (SKM) dalam pelaksanaan tugas;
    e. Menyelenggarakan pelaksanaan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai
    (SKP);
    f. menyelenggarakan pelaksanaan perumusan kebijakan teknis di bidang
    pemasaran dan kelembagaan pariwisata;
    g. menyelenggarakan pelaksanaan pengembangan sistem informasi
    pariwisata;
    h. menyelenggarakan pengadaan bahan – bahan pemasaran wisata berupa
    CD, brosur, leaflet, booklet dll untuk kebutuhan pemasaran pariwisata.
    i. Menyelenggarakan pelaksanaan koordinasi dan kerjasama dalam
    rangka pengembangan pemasaran dan kelembagaan pariwisata;
    j. menyelenggarakan pelaksanaan koordinasi dan kerjasama dengan
    instansi dan unit kerja terkait dalam rangka mengikuti atau
    mengadakan penyelenggaraan event pemasaran pariwisata;
    k. menyiapkan rumusan penetapan tagline pariwisata kabupaten;
    l. menyelenggarakan pelaksanaan penyusunan laporan kunjungan
    wisatawan;
    m. menyelenggarakan penyuluhan dan sosialisasi sadar wisata;
    n. meningkatkan hubungan kerjasama kelembagaan dengan stakeholder
    kepariwisataan baik pemerintah, swasta, akademisi, pers, LSM maupun
    masyarakat;
    o. menyelenggarakan peningkatan kerjasama dan partisipasi aktif
    dalam forum kepariwisataan lokal, nasional maupun internasional;
    p. menyiapkan perumusan kebijakan, koordinasi dan pelaksanaan
    kebijakan pengembangan hubungan kelembagaan kepariwisataan;
    q. menyelenggarakan penyusunan indikator dan penyusunan kinerja
    Bidang;
    r. memeriksa dan menilai hasil kerja bawahan secara periodik;
    s. memberikan usul dan saran kepada atasan dalam rangka kelancaran
    pelaksanaan tugas;
    t. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai
    pertanggungjawaban pelaksanaan tugas; dan
    u. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas
    melalui Sekretaris Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.

C.1 KEPALA SEKSI PEMASARAN PARIWISATA

  1. Kepala Seksi Pemasaran Pariwisata mempunyai tugas membantu Kepala
    Bidang dalam penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan
    operasional, bimbingan teknis dan supervisi, serta pemantauan, evaluasi
    dan pelaporan di bidang pemasaran kebudayaan, seni dan pariwisata.
  2. Rincian Tugas Kepala Seksi Pemasaran Pariwisata:
    a. menyusun dan melaksanakan rencana kerja Seksi berdasarkan
    rencana kerja Bidang;
    b. memberi petunjuk, arahan dan mendistribusikan tugas kepada
    bawahan;
    c. mempelajari, menelaah peraturan perundang-undangan, keputusan,
    petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis sesuai dengan bidang
    tugas;
    d. menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP), Standar
    Pelayanan Publik (SPP) dan Survey Kepuasan Masyarakat (SKM)
    dalam pelaksanaan tugas;
    e. melaksanakan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai (SKP);
    f. melaksanakan pengumpulan, pengolahan dan penyajian bahan/data
    untuk penyusunan rencana jangka menengah dan tahunan di bidang
    pengembangan destinasi wisata dan fasilitas penunjang, sesuai
    ketentuan dan standar yang ditetapkan;
    g. mengumpulkan, mengolah dan menganalisis data bahan pemasaran;
    h. melaksanakan penyusunan petunjuk teknis pengelolaan bahan
    pemasaran pariwisata;
    i. membina pengelolaan bahan pemasaran pariwisata;
    j. melaksanakan pengadaan bahan–bahan Pemasaran wisata berupa
    CD, brosur, leaflet, booklet dll, untuk kebutuhan pemasaran
    pariwisata;
    k. membina potensi pariwisata yang akan dipasarkan;
    l. menata dan mengembangkan bahan-bahan pemasaran pariwisata;
    m. mengumpulkan mengolah dan menganalisis data pemasaran
    kebudayaan, seni dan pariwisata;
    n. menyusun petunjuk teknis pengelolaan pemasaran kebudayaan, seni
    dan pariwisata;
    o. membina bidang pameran, event dan peristiwa pariwisata;
    p. membina kerjasama kebudayaan dan pariwisata dalam dan luar
    negeri;
    q. mengelola pameran, event dan peristiwa pariwisata;
    r. melaksanakan penyelenggaraan pameran/event, road show
    bekerjasama dengan instansi terkait di dalam dan luar negeri, sesuai
    ketentuan dan standar yang ditetapkan;
    s. melaksanakan pengadaan sarana pemasaran skala provinsi, sesuai
    ketentuan dan standar yang ditetapkan;
    t. menyiapkan rumusan penetapan tagline pariwisata kabupaten;
    u. melaksanakan penyusunan laporan kunjungan wisatawan;
    v. melaksanakan pertanggungjawaban pelaksanaan tugasnya kepada
    atasan sesuai ketentuan dan standar yang ditetapkan;
    w. melaksanakan penyusunan indikator dan pengukuran kinerja
    Seksi;
    x. memeriksa dan menilai hasil kerja bawahan secara periodik;
    y. memberikan usul dan saran kepada atasan dalam rangka kelancaran
    pelaksanaan tugas;
    z. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai
    pertanggungjawaban pelaksanaan tugas; dan
    aa. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang
    sesuai dengan tugas dan fungsinya.

C.2 KEPALA SEKSI PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN PARIWISATA

  1. Kepala Seksi Pengembangan Kelembagaan Pariwisata mempunyai
    tugas membantu Kepala Bidang dalam penyiapan perumusan dan
    pelaksanaan kebijakan operasional, bimbingan teknis dan supervisi,
    serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang pengembangan
    kelembagaan pariwisata.
  2. Rincian Tugas Kepala Seksi Pengembangan Kelembagaan Pariwisata:
    a. menyusun dan melaksanakan rencana kerja Seksi berdasarkan
    rencana kerja Bidang;
    b. memberi petunjuk, arahan dan mendistribusikan tugas kepada
    bawahan;
    c. mempelajari, menelaah peraturan perundang-undangan,
    keputusan, petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis sesuai
    dengan bidang tugas;
    d. menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP), Standar
    Pelayanan Publik (SPP) dan Survey Kepuasan Masyarakat (SKM)
    dalam pelaksanaan tugas;
    e. melaksanakan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai (SKP);
    f. melaksanakan pengumpulan, pengolahan dan penyajian
    bahan/data untuk penyusunan rencana jangka menengah dan
    tahunan bidang pengembangan kelembagaan pariwisata dan
    fasilitas penunjang, sesuai ketentuan dan standar yang
    ditetapkan;
    g. mengumpulkan mengolah serta menganalisis data kemitraan dan
    hubungan antar lembaga pariwisata;
    h. menyusunan petunjuk teknis kemitraan dan hubungan antar
    lembaga;
    i. meningkatkan, mengelola, dan membina hubungan kerjasama
    kelembagaan dengan stakeholder kepariwisataan baik pemerintah,
    swasta, akademisi, pers, LSM maupun masyarakat;
    j. melaksanakan peningkatan kerjasama dan partisipasi aktif
    dalam forum kepariwisataan lokal, nasional maupun
    internasional;
    k. memberikan penyuluhan dan sosialisasi sadar wisata;
    l. melaksanakan pertanggungjawaban pelaksanaan tugasnya kepada
    atasan, sesuai ketentuan dan standar yang ditetapkan;
    m. melaksanakan penyusunan indikator dan pengukuran kinerja
    Seksi;
    n. memeriksa dan menilai hasil kerja bawahan secara periodik;
    o. memberikan usul dan saran kepada atasan dalam rangka
    kelancaran pelaksanaan tugas;
    p. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai
    pertanggungjawaban pelaksanaan tugas; dan
    q. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang
    sesuai dengan tugas dan fungsinya.

D. KEPALA BIDANG PENGEMBANGAN DESTINASI DAN USAHA PARIWISATA

  1. Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Usaha Pariwisata mempunyai
    tugas membantu Kepala Dinas dalam melaksanakan penyiapan perumusan
    kebijakan teknis dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengembangan
    destinasi wisata budaya, alam dan buatan serta pengembangan dan
    peningkatan daya saing usaha pariwisata.
  2. Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Usaha Pariwisata dalam
    melaksanakan tugas menyelenggarakan fungsi:
    a. penyiapan bahan perumusan kebijakan sesuai dengan lingkup
    tugasnya;
    b. penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum sesuai
    dengan lingkup tugasnya;
    c. pembinaan dan pelaksanaan tugas sesuai dengan lingkup tugasnya;
    d. pengawasan, pengendalian dan pelaporan terhadap penyelenggaraan
    urusan pemerintahan dan pelayanan umum sesuai dengan lingkup
    tugasnya; dan
    e. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Melalui
    Sekretaris Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.
  3. Rincian Tugas Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Usaha
    Pariwisata:
    a. menyusun dan melaksanakan rencana kerja Bidang berdasarkan
    rencana kerja Dinas;
    b. memberi petunjuk, arahan dan mendistribusikan tugas kepada
    bawahan;
    c. mempelajari, menelaah peraturan perundang-undangan, keputusan,
    petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis sesuai dengan bidang
    tugas;
    d. menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP), Standar Pelayanan
    Publik (SPP) dan Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) dalam pelaksanaan
    tugas;
    e. menyelenggarakan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai (SKP);
    f. menyelenggarakan perumusan kebijakan teknis di bidang
    pengembangan destinasi dan usaha pariwisata;
    g. menyelenggarakan penyusunan program bidang pengembangan destinasi
    dan usaha pariwisata;
    h. menyelenggarakan penelitian dan pengembangan destinasi pariwisata
    dan usaha pariwisata;
    i. menyiapkan perumusan kebijakan di bidang pengembangan
    infrastruktur dan ekosistem, pengembangan destinasi wisata budaya,
    alam, dan buatan, usaha pariwisata, tata kelola destinasi dan
    pemberdayaan masyarakat;
    j. menyelenggarakan kerjasama dalam pengembangan destinasi pariwisata
    dan usaha pariwisata;
    k. meningkatkan kualitas dan kuantitas potensi obyek dan daya tarik
    wisata ;
    l. menyelenggarakan pembangunan sarana, prasarana, obyek wisata,
    atraksi wisata dan rekreasi dan hiburan umum;
    m. meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana prasarana pariwisata dan
    usaha jasa pariwisata;
    n. menyelenggarakan sosialisasi, pembinaan, pengelolaan serta
    pemanfaatan objek dan usaha pariwisata untuk peningkatan pelayanan
    pariwisata;
    o. menyelenggaraan pemungutan retribusi pada obyek wisata dan kawasan
    wisata;
    p. menetapkan inventarisasi obyek dan kawasan wisata;
    q. menyusun dan menetapkan pedoman standarisasi produk pariwisata;
    r. menyelenggarakan pengembangan destinasi pariwisata secara
    terpadu dengan pemerintah provinsi dan pusat;
    s. menyelenggarakan pemberian izin usaha pariwisata sesuai ketentuan
    yang berlaku untuk peningkatan iklim usaha pariwisata;
    t. menyelenggarakan evaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan
    program bidang pengembangan destinasi dan usaha pariwisata;
    u. memeriksa dan menilai hasil kerja bawahan secara periodik;
    v. memberikan usul dan saran kepada atasan dalam rangka kelancaran
    pelaksanaan tugas;
    w. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai
    pertanggungjawaban pelaksanaan tugas; dan
    x. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas melalui
    Sekretaris Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.

D.1 KEPALA SEKSI PENGEMBANGAN DESTINASI PARIWISATA

  1. Kepala Seksi Pengembangan Destinasi Pariwisata mempunyai tugas
    membantu Kepala Bidang dalam penyiapan perumusan dan
    pelaksanaan kebijakan operasional, bimbingan teknis dan supervisi,
    serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang pengembangan
    destinasi pariwisata.
  2. Rincian Tugas Kepala Seksi Pengembangan Destinasi Pariwisata:
    a. menyusun dan melaksanakan rencana kerja Seksi berdasarkan
    rencana kerja Bidang;
    b. memberi petunjuk, arahan dan mendistribusikan tugas kepada
    bawahan;
    c. mempelajari, menelaah peraturan perundang-undangan,
    keputusan, petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis sesuai
    dengan bidang tugas;
    d. menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP), Standar
    Pelayanan Publik (SPP) dan Survey Kepuasan Masyarakat (SKM)
    dalam pelaksanaan tugas;
    e. melaksanakan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai (SKP);
    f. melaksanakan pengumpulan, pengolahan dan penyajian
    bahan/data untuk penyusunan rencana jangka menengah dan
    tahunan di bidang pengembangan destinasi wisata dan fasilitas
    penunjang sesuai ketentuan dan standar yang ditetapkan;
    g. menyiapkan bahan penyusunan pedoman penataan kawasan
    pariwisata;
    h. melaksanakan koordinasi, kerjasama dan fasilitasi pengelolaan,
    pengembangan destinasi wisata dengan pihak lain sesuai
    ketentuan dan standar yang ditetapkan;
    i. melaksanakan sosialisasi, evaluasi, pembinaan, pemberdayaan
    dan pengendalian penerapan standar pengumpulan, pengolahan
    dan pemanfaatan objek wisata sesuai ketentuan dan peraturan
    yang berlaku;
    j. melaksanakan penelitian dan pengembangan destinasi pariwisata;
    k. menyiapkan perumusan kebijakan di bidang pengembangan
    infrastruktur dan ekosistem, pengembangan destinasi wisata
    budaya, alam, dan buatan, usaha pariwisata, tata kelola destinasi
    dan pemberdayaan masyarakat
    l. melaksanakan kerjasama dalam pengembangan destinasi
    pariwisata;
    m. meningkatkan kualitas dan kuantitas potensi obyek dan daya
    tarik wisata;
    n. melaksanakan pembangunan sarana, prasarana, obyek wisata,
    atraksi wisata, ekonomi kreatif dan rekreasi serta hiburan umum;
    o. meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana prasarana
    pariwisata;
    p. menyelenggarakan pemungutan retribusi pada obyek wisata dan
    kawasan wisata;
    q. melaksanakan penetapan inventarisasi obyek dan kawasan;
    r. melaksanakan evaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan tugas
    kepada atasan sebagai pertanggungjawaban pelaksanaan tugas;
    s. memeriksa dan menilai hasil kerja bawahan secara periodik;
    t. memberikan usul dan saran kepada atasan dalam rangka
    kelancaran pelaksanaan tugas;
    u. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai
    pertanggungjawaban pelaksanaan tugas; dan
    v. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang
    sesuai dengan tugas dan fungsinya.

D.2 KEPALA SEKSI PENGEMBANGAN USAHA PARIWISATA

  1. Kepala Seksi Pengembangan Usaha Pariwisata mempunyai tugas
    membantu Kepala Bidang dalam penyiapan perumusan dan
    pelaksanaan kebijakan operasional, bimbingan teknis dan supervisi,
    serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang pengembangan
    usaha pariwisata.
  2. Rincian Tugas Kepala Seksi Pengembangan Usaha Pariwisata:
    a. menyusun dan melaksanakan rencana kerja Seksi berdasarkan
    rencana kerja Bidang;
    b. memberi petunjuk, arahan dan mendistribusikan tugas kepada
    bawahan;
    c. mempelajari, menelaah peraturan perundang-undangan,
    keputusan, petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis sesuai
    dengan bidang tugas;
    d. menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP), Standar
    Pelayanan Publik (SPP) dan Survey Kepuasan Masyarakat (SKM)
    dalam pelaksanaan tugas;
    e. melaksanakan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai (SKP);
    f. melaksanakan sosialisasi, evaluasi, pembinaan, pemberdayaan
    dan pengendalian penerapan standar pengumpulan, pengolahan
    dan pemanfaatan usaha pariwisata, sesuai ketentuan dan
    peraturan yang berlaku;
    g. melaksanakan koordinasi, kerjasama dan fasilitasi pengelolaan,
    pengembangan usaha pariwisata, sesuai ketentuan dan standar
    yang ditetapkan;
    h. melaksanakan pemberian izin usaha pariwisata sesuai ketentuan
    dan standar yang ditetapkan untuk peningkatan iklim usaha
    pariwisata;
    i. melaksanakan pelatihan dan pembinaan dibidang usaha
    pariwisata berbasis ekonomi kreatif sesuai ketentuan yang
    berlaku;
    j. menyusun dan menetapkan pedoman standarisasi produk
    pariwisata;
    k. memeriksa dan menilai hasil kerja bawahan secara periodik;
    l. memberikan usul dan saran kepada atasan dalam rangka
    kelancaran pelaksanaan tugas;
    m. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai
    pertanggungjawaban pelaksanaan tugas; dan
    n. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang
    sesuai dengan tugas dan fungsinya.

E. KEPALA BIDANG KEBUDAYAAN

  1. Kepala Bidang Kebudayaan mempunyai tugas membantu Kepala Dinas
    dalam melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan teknis dan
    pelaksanaan kebijakan di bidang kebudayaan, meliputi kesenian, sejarah
    dan nilai-nilai tradisional serta kepurbakalaan.
  2. Kepala Bidang Kebudayaan dalam melaksanakan tugas menyelenggarakan
    fungsi:
    a. penyiapan bahan perumusan kebijakan sesuai dengan
    lingkup tugasnya;
    b. penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum sesuai
    dengan lingkup tugasnya;
    c. pembinaan dan pelaksanaan tugas sesuai dengan lingkup tugasnya;
    d. pengawasan, pengendalian dan pelaporan terhadap penyelenggaraan
    urusan pemerintahan dan pelayanan umum sesuai dengan lingkup
    tugasnya;
    e. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh kepala Dinas melalui
    Sekretaris Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.
  3. Rincian Tugas Kepala Bidang Kebudayaan:
    a. menyusun dan melaksanakan rencana kerja Bidang berdasarkan
    rencana kerja Dinas;
    b. memberi petunjuk, arahan dan mendistribusikan tugas kepada
    bawahan;
    c. mempelajari, menelaah peraturan perundang-undangan, keputusan,
    petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis sesuai dengan bidang
    tugas;
    d. menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP), Standar
    Pelayanan Publik (SPP) dan Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) dalam
    pelaksanaan tugas;
    e. menyelenggarakan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai (SKP);
    f. menyelenggarakan perumusan penyusunan kebijakan teknis di bidang
    pengembangan kebudayaan daerah;
    g. menyelenggarakan penyusunan bahan koordinasi, pembinaan,
    bimbingan, pengendalian dan pengaturan teknis pelestarian dan bina
    kebudayaan daerah;
    h. menyelenggarakan penyusunan bahan koordinasi, pembinaan,
    bimbingan, pengendalian dan pengaturan teknis kesenian daerah;
    i. menyelenggarakan sosialisasi, pembinaan dalam meningkatkan
    apresiasi seni budaya;
    j. menyelenggarakan koordinasi kegiatan apresiasi seni tradisional dan
    modern;
    k. menyelenggarakan kegiatan revitalisasi/pelestarian seni budaya kepada
    masyarakat;
    l. menyelenggarakan peningkatan lembaga budaya dan kemitraan dengan
    berbagai pihak terkait, lembaga adat dan masyarakat;
    m. menyelenggarakan pemberian penghargaan/anugerah bagi insan/
    Lembaga Seni Budaya;
    n. menyelenggarakan perumusan bahan kajian dan sosialisasi,
    pemberdayaan organisasi sosial budaya, hubungan antara budaya dan
    pola lingkungan budaya;
    o. menyelenggarakan penggalian potensi dan pelestarian budaya, sejarah,
    kepurbakalaan dan penelitian arkeologi;
    p. menyelenggarakan perumusan bahan pengumpulan dan
    pemeliharaan/perawatan data, dokumentasi dan benda-benda sejarah
    bangsa dan daerah;
    q. menyelenggarakan kegiatan festival seni budaya;
    r. menyelenggarakan pengawasan/monitoring kegiatan seni budaya;
    s. menyelenggarakan pengendalian dan pengawasan peredaran bendabenda
    bersejarah dan kepurbakalaan;
    t. merumuskan bahan pembinaan terhadap kelompok-kelompok
    kesenian, atraksi kesenian/keramaian rakyat;
    u. menyelenggarakan perumusan bahan penetapan kriteria dan prosedur
    penyelenggaraan festival, pameran dan lomba tingkat kabupaten;
    v. menyelenggarakan perumusan bahan penetapan pemberian
    penghargaan kepada seniman yang telah berjasa kepada bangsa dan
    negara skala kabupaten;
    w. melaksanakan koordinasi dan pengumpulan, pengolahan dan
    pemanfaatan informasi dan distribusi, pemetaan sejarah skala
    kabupaten sesuai ketentuan dan standar yang ditetapkan;
    x. menyelenggarakan pengkajian dan penelitian sejarah sesuai ketentuan
    dan standar yang ditetapkan;
    y. menyelenggarakan penerapan kebijakan, perlindungan, pemeliharaan
    dan pemanfaatan benda cagar budaya/situs skala kabupaten sesuai
    ketentuan dan standar yang ditetapkan;
    z. menyelenggarakan penetapan benda cagar budaya, situs skala
    kabupaten, sesuai ketentuan dan standar yang ditetapkan;
    aa. melaksanakan pedoman pendirian museum dan kebijakan pengelolaan
    museum di kabupaten sesuai ketentuan dan standar yang ditetapkan;
    bb. menyelenggarakan pengembangan dan pemanfaatan museum di
    kabupaten;
    cc. menyelenggarakan penambahan dan penyelamatan koleksi museum di
    kabupaten;
    dd. menyelenggarakan penerapan pedoman, penelitian arkeologi dan
    pengangkatan peninggalan bawah air sesuai ketentuan dan standar
    yang ditetapkan;
    ee. memeriksa dan menilai hasil kerja bawahan secara periodik;
    ff. memberikan usul dan saran kepada atasan dalam rangka kelancaran
    pelaksanaan tugas;
    gg. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai
    pertanggungjawaban pelaksanaan tugas; dan
    hh. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas
    melalui Sekretaris Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.

E.1 KEPALA SEKSI CAGAR BUDAYA DAN PERMUSEUMAN

  1. Kepala Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman mempunyai tugas
    membantu Kepala Bidang dalam penyiapan perumusan dan
    pelaksanaan kebijakan operasional, bimbingan teknis dan supervisi,
    serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang pengembangan
    cagar budaya dan permuseuman.
  2. Rincian Tugas Kepala Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman:
    a. menyusun dan melaksanakan rencana kerja Seksi berdasarkan
    rencana kerja Bidang;
    b. memberi petunjuk, arahan dan mendistribusikan tugas kepada
    bawahan;
    c. mempelajari, menelaah peraturan perundang-undangan,
    keputusan, petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis sesuai
    dengan bidang tugas;
    d. menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP), Standar
    Pelayanan Publik (SPP) dan Survey Kepuasan Masyarakat (SKM)
    dalam pelaksanaan tugas;
    e. melaksanakan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai (SKP);
    f. melaksanakan pengumpulan, pengolahan dan penyajian
    bahan/data untuk penyusunan pengembangan dan pelestarian
    seni budaya rencana jangka menengah dan tahunan;
    g. mengumpulkan data dan bahan perumusan penyusunan
    kebijakan teknis di bidang pengembangan kebudayaan daerah;
    h. menyusun bahan koordinasi, pembinaan, bimbingan,
    pengendalian dan pengaturan teknis pelestarian dan bina
    kebudayaan daerah;
    i. melaksanakan peningkatan lembaga budaya dan kemitraan
    dengan berbagai pihak terkait, lembaga adat dan masyarakat;
    j. pelaksanaan kegiatan revitalisasi/pelestarian seni budaya kepada
    masyarakat;
    k. merumuskan bahan kajian dan sosialisasi, pemberdayaan
    organisasi sosial budaya, hubungan antara budaya dan pola
    lingkungan budaya;
    l. melaksanakan penggalian potensi dan pelestarian budaya,
    sejarah, kepurbakalaan dan penelitian arkeologi;
    m. merumuskan bahan pengumpulan dan pemeliharaan/perawatan
    data, dokumentasi dan benda-benda sejarah bangsa dan daerah;
    n. melaksanakan pengendalian dan pengawasan peredaran bendabenda
    bersejarah dan kepurbakalaan;
    o. melaksanakan penerapan kebijakan, perlindungan, pemeliharaan
    dan pemanfaatan benda cagar budaya/situs skala kabupaten
    sesuai ketentuan dan standar yang ditetapkan;
    p. melaksanakan penetapan benda cagar budaya, situs skala
    kabupaten, sesuai ketentuan dan standar yang ditetapkan;
    q. melaksanakan pedoman pendirian museum dan kebijakan
    pengelolaan museum di kabupaten sesuai ketentuan dan standar
    yang ditetapkan;
    r. melaksanakan pengembangan dan pemanfaatan museum di
    kabupaten;
    s. melaksanakan penambahan dan penyelamatan koleksi museum di
    kabupaten;
    t. melaksanakan penerapan pedoman, penelitian arkeologi dan
    pengangkatan peninggalan bawah air sesuai ketentuan dan
    standar yang ditetapkan;
    u. memeriksa dan menilai hasil kerja bawahan secara periodik;
    v. memberikan usul dan saran kepada atasan dalam rangka
    kelancaran pelaksanaan tugas;
    w. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai
    pertanggungjawaban pelaksanaan tugas; dan
    x. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang
    sesuai dengan tugas dan fungsinya.

E.2 KEPALA SEKSI SEJARAH TRADISI DAN KESENIAN

  1. Kepala Seksi Sejarah Tradisi dan Kesenian mempunyai tugas
    membantu Kepala Bidang dalam penyiapan perumusan dan
    pelaksanaan kebijakan operasional, bimbingan teknis dan supervisi,
    serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang pengembangan
    sejarah tradisi dan kesenian.
  2. Rincian Tugas Kepala Seksi Sejarah Tradisi dan Kesenian:
    a. menyusun dan melaksanakan rencana kerja Seksi berdasarkan
    rencana kerja Bidang;
    b. memberi petunjuk, arahan dan mendistribusikan tugas kepada
    bawahan;
    c. mempelajari, menelaah peraturan perundang-undangan,
    keputusan, petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis sesuai
    dengan bidang tugas;
    d. menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP), Standar
    Pelayanan Publik (SPP) dan Survey Kepuasan Masyarakat (SKM)
    dalam pelaksanaan tugas;
    e. melaksanakan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai (SKP);
    f. melaksanakan Pengumpulan, pengolahan dan penyajian
    bahan/data untuk penyusunan pengembangan dan pelestarian
    seni budaya rencana jangka menengah dan tahunan;
    g. menyusun bahan koordinasi, pembinaan, bimbingan,
    pengendalian dan pengaturan teknis kesenian daerah;
    h. melaksanakan sosialisasi, pembinaan dalam meningkatkan
    apresiasi seni budaya;
    i. melaksanakan koordinasi kegiatan apresiasi seni tradisional dan
    modern;
    j. melaksanakan pemberian penghargaan/anugerah bagi
    insan/Lembaga Seni Budaya;
    k. melaksanakan kegiatan festival seni budaya;
    l. melaksanakan pengawasan/monitoring kegiatan seni budaya;
    m. merumuskan bahan pembinaan terhadap kelompok-kelompok
    kesenian, atraksi kesenian/keramaian rakyat;
    n. merumuskan bahan penetapan kriteria dan prosedur
    penyelenggaraan festival, pameran dan lomba tingkat kabupaten;
    o. melaksanakan koordinasi dan pengumpulan, pengolahan dan
    pemanfaatan informasi dan distribusi, pemetaan sejarah skala
    kabupaten sesuai ketentuan dan standar yang ditetapkan;
    p. melaksanakan pengkajian dan penelitian sejarah sesuai ketentuan
    dan standar yang ditetapkan;
    q. memeriksa dan menilai hasil kerja bawahan secara periodik;
    r. memberikan usul dan saran kepada atasan dalam rangka
    kelancaran pelaksanaan tugas;
    s. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai
    pertanggungjawaban pelaksanaan tugas; dan
    t. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai
    dengan tugas dan fungsinya.