RAPAT PEMBUATAN ZONA NILAI TANAH (ZNT) KABUPATEN NIAS BARAT

LAHOMI – Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu pimpin Rapat Pembuatan Zona Nilai Tanah (ZNT) Kabupaten Nias Barat.

Bertempat di Ruang Aekhula – Kantor Bupati Nias Barat, Onolimbu, Kamis (17/06/2021).Dihadiri oleh Wakil Bupati Nias Barat Dr. Era-Era Hia, MM., M.Si., Prof. Dr. Fakhili Gulo, M.Si., Kepala BPN Kabupaten Nias Mahyu Danil, S.ST., MH., beserta Tim, Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala Perangkat Daerah (penyampaian laporan oleh Kepala BPKP-AD) dan Kepala Bagian.

Pada bimbingan dan arahannya, Bupati mengapresiasi komitmen BPN yang telah bekerja sama membantu Kab. Nias Barat terkait pertanahan, baik aset berupa tahah pemerintah maupun tanah-tanah milik masyarakat.

Selanjutnya, Bupati menyampaikan salah satu dari Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Nias Barat, yaitu meningkatkan efektifitas dan efesiensi pengelolaan Keuangan Daerah serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jadi, Pemkab. Nias Barat mengapresiasi kegiatan Pembuatan Zona Nilai Tanah (ZNT). Hal ini telah menjadi komitmen dari KPK-RI bahwa semua Kab./Kota telah wajib memiliki ZNT, yang mana juga mendukung Visi-Misi Bupati dan Wakil Bupati Nias Barat Periode 2021-2024.Pembuatan ZNT menjadi efek positif terutama kepada masyarakat agar semua tanah-tanah milik masyarakat jelas nilainya dan tentu juga berefek terdahap Pendapatan Asli Daerah (PAD) terutama mengenai Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Peroleh Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Bupati menghimbau agar semua elemen di Kab. Nias Barat serius dalam mendukung pelaksanaan kegiatan Pembuatan Zona Nilai Tanah (ZNT) Kab. Nias Barat.

Pada sambutannya, Kepala BPN Kab. Nias menyampaikan ada beberapa kegiatan yang harus dilaksanakan di Kab. Nias Barat berkaitan dengan tugas dan fungsi BPN sebagai klien pemerintah. Terkait hal ini merupakan atensi dari KPK tentang pengsertifikat  aset. Untuk Kab. Nias Barat pada tahun ini, BPN dibebani target lebih kurang 250 bidang tapi berkat perjuangan dari Kepala BPKP-AD Kab. Nias Barat anggarannya bertambah menjadi 500 bidang, hal ini patut diapresiasi.

Dari 500 bidang yang direncanakan pada tahun ini diselesaikan, 150 bidang sudah terselesaikan di bulan April 2021, dimana sehubungan dengan kedatangan KPK di Kab. Nias secara simbolis telah serahkan 2 sertifikat pada bulan April 2021. Hari ini diserahkan 98 sertifikat dan direncanakan 50 sertifikat lainnya akan diserahkan kembali dalam waktu dekat berkaitan dengan kunjungan Kakanwil BPN Provinsi Sumatera Utara ke Pulau Nias.

Yang menjadi target berikunya, 350 bidang diharapkan akan terselesaikan di bulan Agustus 2021 lebih kurang 150-200 bidang. Selanjutnya, di bulan Oktober atau November 2021, sisa-sisa dari 500 bidang bisa tertuntaskan. BPN dan Pemkab. Nias Barat harus saling mendukung dan kerja sama yang baik dari pihak-pihak terkait dalam menjalakan kegiatan ini, supaya nantinya hasil akhir dari kegiatan ini bisa mendapat apresiasi dari KPK.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.